PLTS On Grid

PLTS On Grid

Dalam sistem PLTS on grid pasokan energi listrik yang berasal dari cahaya matahari tidak disimpan dalam baterai. Jadi digunakan langsung menggunakan inverter (grid tie inverter). Dari inverter tersebut, energi listrik yang sebelumnya berupa arus DC dirubah menjadi arus listrik AC dan ke komponen listrik. Jadi anggaran baterai dapat digunakan untuk menebus harga grid tie inverter.

Keuntungan menggunakan PLTS on grid adalah tidak perlu membeli serta merawat baterai. Sehingga ongkos pengeluaran bisa ditekan. Kelebihan ini juga digunakan dalam sistem panel surya hybrid. Akan tetapi pada sisi lain yang sistem ini juga punya kelemahan. Kelebihan arus listrik yang diterima PLTS on grid tidak bisa disimpan dan dijadikan cadangan. Namun jika terjadi over produksi, maka kelebihannya akan disalurkan ke listrik PLN. Isu yang berkembang adalah pemerintah dapat membeli suply energi listrik ini. Namun saya sendiri belum pernah menjual kelebihan listrik seperti ini ke PLN.

 

 

Jadi ketika cara kerja grid tie inverter atau sistem on grid ini tidak dapat berjalan, misalnya pada saat malam hari maka tetap harus mendapat pasokan arus listrik dari pihak lain yaitu PLN. Sistem ini sangat membantu untuk menekan biaya bulanan listrik, terutama yang terkena tarif progresif. Beberapa pemilik menyatakan mereka dapat mengurangi biaya tagihan listrik hingga 30% dan menyatakan sangat puas dengan sistem PLTS on grid di kantornya.